Judul 1. Pendahuluan Jaringan komputer

A. Jelaskan Beda Arsitektur dan Referensi

Asitektur jaringan komputer

Pada dasarnya arsitektur jaringan komputer dibagi menjadi tiga jenis dasar seperti

1. LAN (local area network), MAN (Metropolitan area network) dan WAN (wide area network. Sebuah LAN terdiri dari dua atau lebih komputer di ruang yang sama dengan menggunakan fiber optik atau kabel Ethernet untuk menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan LAN, jaringan pribadi dan jaringan LAN perkantoran.

2. MAN jenis jaringan yang terdiri dari dua atau lebih komputer di dua lokasi geografis yang berbeda di kota yang sama. MAN dapat menggunakan (kabel fiber optik) atau nirkabel dan sejumlah perangkat komunikasi yang digunakan dalam sebuah jaringan MAN.

3. WAN terdiri dari dua atau lebih komputer di dua wilayah geografis yang berbeda (berbagai kota atau negara) dan dengan metode yang berbeda, untuk menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan WAN dibutuhak provider yang menyewakan ( signal ISDN, gelombang radio, gelombang mikro, koneksi dial-up dan konektivitas melalui satelit). Internet adalah WAN terbesar di dunia. Dengan penemuan jaringan nirkabel, teknologi mobile dan optik penggunaan kabel telah menurun.

Ada beberapa istilah yang menjelaskan arsitektur jaringan.

Topologi Jaringan Komputer

Topologi atau desain fisik berhubungan erat dengan arsitektur jaringan. Topologi mendefinisikan bagaimana jaringan secara fisik terhubung. Ada tiga jenis utama dari topologi.

  • Topologi Bintang : Dalam topologi bintang semua komponen jaringan yang terhubung ke titik pusat, yang merupakan hub atau switch. Topologi bintang umumnya digunakan di LAN.
  • Topologi bus: Pada topologi Bush komponen jaringan yang terhubung pada kabel yang sama. Ini juga disebut linear bus atau backbone.
  • Topologi Cincin: Dalam topologi Cincin semua komponen terhubung satu sama lain dalam bentuk cincin. Token terus melewati loop.

Aristektur Terminologi Jaringan

  • CAN (Campus Area Network): CAN adalah jenis jaringan yang menghubungkan bangunan kantor, universitas, pendidikan atau kompleks perkantoran.
  • Intranet: Intranet adalah jaringan pribadi yang dimiliki oleh kantor, perguruan tinggi atau organisasi dan yang hanya dapat diakses oleh pengguna yang sah atau yang diijinkan.
  • Internet: Internet adalah jaringan dari jaringan dan menghubungkan jutaan komputer dan jaringan satu sama lain dengan desain yang berbeda.
  • MAN (metropolitan area network): MAN adalah jenis jaringan yang dirancang untuk sebuah kota. Jaringan MAN lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari jaringan WAN.
  • SAN (Storage Area Network): SAN adalah jenis jaringan yang digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berkaitan seperti RAID penyimpanan file server, dan sistem tape.
  • VLAN (virtual local area network): VLAN adalah jenis jaringan yang memungkinkan komputer pada jaringan fisik yang terpisah untuk dapat berkomunikasi seakan-akan mereka terhubung ke jaringan yang sama.
  • Clien-server: Client-Server adalah jenis jaringan sistem yang khusus memberikan layanan dan sistem yang memberikan dan menerima layanan ini disebut Work Station. Pelayanan utama termasuk share file, printer, scanner, CD, Hard disk, prosesor, koneksi internet dan jasa lainnya.
  • Peer-to-peer: ini adalah tipe dari jaringan di mana sharing setiap komputer memiliki fungsi yang sama. Tidak ada server terpusat yang diperlukan dalam jaringan Peer to peer.

Model Referensi OSI dan Standarisasi

Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.

Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.

Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet

Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel 2.

Tabel 2. Badan pekerja di IEEE

B. Jelaskan apa itu jaringan komputer

Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalahAgar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan computer.

Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

C. Jelaskan beda arsitektur fisik dan logik

Sebuah jaringan komputer dibedakan menjadi arsitektur fisik dan arsitektur logic. Arsitektur fisik berkaitan dengan susunan fisik sebuah jaringan komputer, biasa juga disebut dengan topologi jaringan. Sedangkan arsitektur logic berkaitan dengan logika hubungan masing-masing

komputer dalam jaringan. Arsitektur jaringan komputer secara logic ada bermacammacam, bahkan terus dikembangkan bentukbentuk jaringan baru. Beberapa bentuk arsitektur jaringan yang telah ada adalah : Sesuai namanya, Logik, maka maksud dari topologi ini adalah gambaran bagaimana hubungan-hubungan secara logika yang terjadi antar masing-masing komputer dalam jaringan. Beberapa bentuk arsitektur dan topologi logik yang telah ada diantaranya adalah ArcNET, Ethernet, Token Ring, FDDI dan sebagainya. Masih banyak arsitektur lainnya, sebagiannya ditinggalkan tetapi ada juga yang tetap terus dikembangkan. Dari sekian banyak arsitektur tersebut, yang paling umum dikenal dan banyak digunakan adalah arsitektur/topologi Ethernet.

D.  Jelaskan Arsitektur Fisik Jaringan Komputer terbagi:

  • Berdasarkan Fungsi

–        Peer To Peer

Peer to Peer adalah adalah suatu teknologi sharing (pemakaian bersama) resource dan service antara satu komputer dan komputer yang lain. pengertian yang lebih tepat mengenai peer to peer (p2p) adalah sistem terkomputerisasi Client-Server dimana suatu komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server, sehingga memungkinkan komunikasi dan pertukaran resource antara dua komputer secara langsung (real time).

–        Client Server

Pengertian Client-Server : Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain.  Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server.Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperi misalnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server.

  •  Berdasarkan Skala

–        LAN

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi

2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit

3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

–        WAN

adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

–        MAN

Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

–        INTERNET

Internet berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.

Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.

Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, biasanya Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet ataupun Anda dapat menggunakan fasilitas dari Telkom yakni Telkomnet Instan.

Dengan memanfaatkan internet, pemakaian komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk saling berkomunikasi dan pemakaian bersama informasi dengan cara saling kirim e-mail, menghubungkan ke komputer lain, mengirim dan menerima file, membahas topik tertentu pada newsgroup dan lain-lain.

  • Berdasarkan Topology

Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut.

1. Topologi Bus

Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi. Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.

2. Topologi Cincin

Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.

Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.

3. Topologi Token Ring

Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan.

4. Topologi Bintang

Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.

Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontrol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.

5. Topologi Pohon

Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.

sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif. Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan.

  • Berdasarkan Media

Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisi Data

Jaringan Komputer merupakan sistem yang menghubungkan dua atau lebih komputer yang bisa saling menukar data dengan menggunakan media transmisi. Ada dua media transmisi untuk menghubungkan komputer yaitu dengan menggunakan kabel dan tanpa kabel.

1. Jaringan Berkabel (Wired Network)

Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan.Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

Macam-macam tipe kabel untuk jaringan komputer :

– UTP (Unshielded Twisted Pair)
– STP (Shielded Twisted Pair)
– Coaxcial
– Fiber Optic

Tipe pengkabelan dalam Unshielded Twisted Pair (UTP).

– Straight

Kedua Sisi Urutannya adalah :

  1. Putih-Orange
  2. Orange
  3. Putih-Hijau
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Hijau
  7. Putih-Cokelat
  8. Cokelat

– Crossover

Pada ujung kabel “A” urutannya sebagai berikut :

  1. Putih-Orange
  2. Orange
  3. Putih-Hijau
  4. Biru
  5. Putih-Biru
  6. Hijau
  7. Putih-Cokelat
  8. Cokelat

 

Pada ujung kabel “B” urutannya sebagai berikut :

  1. Putih-Hijau
  2. Hijau
  3. Putih-Orange
  4. Biru
  5. Putih-Biru
  6. Orange
  7. Putih-Cokelat
  8. Cokelat

2. Jaringan nirkabel(Wi-Fi)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan

Wi-Fi

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu komplotan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Spesifikasi

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:

– 802.11a  
– 802.11b  
– 802.11g  
– 802.11n

Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band
Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s ~2.4 GHz b
802.11a 54 Mb/s ~5 GHz a
802.11g 54 Mb/s ~2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s ~2.4 GHz b, g, n

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

E. Jelaskan Arsitektur Logik Jaringan Komputer

Sesuai namanya, Logik, maka maksud dari topologi ini adalah gambaran bagaimana hubungan-hubungan secara logika yang terjadi antar masing-masing komputer dalam jaringan. Beberapa bentuk arsitektur dan topologi logik yang telah ada diantaranya adalah ArcNET, Ethernet, Token Ring, FDDI dan sebagainya. Masih banyak arsitektur lainnya, sebagiannya ditinggalkan tetapi ada juga yang tetap terus dikembangkan. Dari sekian banyak arsitektur tersebut, yang paling umum dikenal dan banyak digunakan adalah arsitektur/topologi Ethernet.

F. Jelaskan faktor dan prinsip apa yang harus diperhatikan saat merancang jaringan computer

Terdapat sedikitnya tiga kriteria paling penting dalam jaringan komputer yaitu performance, reliability, dan security.

1. Performance;

Ukuran dari performance bisa bermacam-macam, termasuk di dalamnya adalah waktu transit (transit time) dan waktu respon (response time). Transit time adalah banyaknya waktu yang dibutuhkan data untuk melakukan “perjalanan” dari satu device (misal, komputer) ke komputer lainnya. Sedangkan response time adalah Selisih waktu antara permintaan dengan respon terhadap permintaan.

Seberapa besar transit time dan response time di atas bergantung kepada banyak faktor seperti jumlah pengguna, jenis media transmisi yang digunakan, kapabilitas (kemampuan) hardware yang saling terhubung, dan software.

  • Jumlah pengguna; banyaknya pengguna jaringan pada saat yang bersamaan dapat memperlambat response time di dalam jaringan, terutama pada jaringan yang dirancang tanpa mempertimbangan adanya traffic yang besar. Perancangan jaringan dapat dilakukan berdasarkan estimasi rata-rata jumlah pengguna jaringan yang mungkin secara bersamaan saling berkomunikasi pada satu saat yang sama. Meskipun demikian, di dalam waktu-waktu puncak (peak load periods) jumlah pengguna bisa melebihi rata-rata hasil estimasi tersebut sehingga dapat menurunkan performance. Bagaimana dan seberapa besar suatu jaringan memberikan response dapat dikatakan sebagai ukuran dari performance jaringan.
  • Jenis media transmisi; media transmisi (misal, kabel jaringan) memberi pengaruh yang sangat besar terhadap kecepatan transfer data. Sebuah media transmisi yang memiliki kemampuan menghantarkan data dengan kecepatan 100 mbps (megabits per second) jelas 10 kali lebih cepat dibandingkan media transmisi yang hanya memiliki kemampuan 10 mbps.
  • Kapabilitas hardware; Kemampuan hardware memiliki peran penting di dalam jaringan komputer tidak hanya pada kecepatan tetapi juga kapasitas transimisi data. Sebuah komputer berkecepatan tinggi dan dengan kapasitas storage lebih besar akan memberikan performance yang lebih baik.
  • Software; Suatu software diperlukan untuk memproses komunikasi data dari sender ke receiver, juga dapat mempengaruhi performance dari jaringan. Pergerakan data dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan, memerlukan proses untuk mengubah bentuk data dari “raw data” menjadi bentuk transmisi sinyal yang akan dikirimkan menuju komputer tujuan. Proses tersebut dilakukan oleh software yang juga mengamati jalannya sinyal, memastikan tidak ada error yang terjadi, dan untuk mengubah bentuk sinyal menjadi bentuk raw data seperti semula, sesampainya di komputer tujuan. Software yang tidak didesain secara baik, justru akan menurunkan performance jaringan dalam pengiriman data.

2. Reliability

Dalam rangka menjamin akurasi pengiriman data, reliabilitas jaringan dapat dilihat melalui seberapa seringnya kegagalan pengiriman data (frequency failure) yang terjadi, waktu yang dibutuhkan untuk proses recover setelah terjadinya kegagalan (recovery time after a failure), dan antisipasi jaringan terhadap kejadian yang diluar sistem (catastrophe).

  • Frequency failure; Tidak selamanya proses komunikasi data dalam jaringan komputer berjalan mulus. Suatu jaringan yang sering failure akan menimbulkan ketidakpuasan pengguna.
  • Recovery time of a network after a failure; Suatu sistem jaringan yang memiliki kemampuan lebih cepat melakukan recovery setelah terjadinya failure, akan memiliki nilai lebih.
  • Catastrophe; Sistem jaringan komputer semestinya memiliki perencanaan antisipasi terhadap kejadian-kejadian di luar sistem seperti kebakaran, gempa bumi, atau pencurian. Satu antisipasi efektif terhadap kejadian tidak terduga seperti itu adalah kemampuan sistem jaringan dalam melakukan backup data.

3. Security

Keamanan jaringan (security network) menjadi hal yang sangat penting manakala dihadap pada permasalahan akses pengguna terhadap sumberdaya jaringan (unauthorized access) dan serangan virus.

  • Unauthorized access; Salah satu fungsi penting jaringan adalah kemampuannya memberikan akses yang terbatas terhadap data-data penting. Proteksi data dapat dilakukan dengan berbagai macam tingkatan proteksi. Pemberian username dan password adalah contoh sistem proteksi level terendah, Lebih lebih tinggi lagi misalnya dengan teknik enkripsi data.
  • Virus; Serangan virus selalu menjadi isu pentign dalam mengelola jaringan karena jaringan dapat diakses dari berbagai macam “titik akses” yang bisa saja mengandung virus pada saat melakukan proses send/receive data. Suatu jaringan yang baik selalu memperhitungkan serangan virus ini, dengan menyiapkan sistem perlindungan jaringan terhadap virus, baik dari sisi software ataupun hardware yang memang didesaian secara khusus untuk kepentingan itu.

G. Jelaskan semua komponen LAN, tipe kabel (BNC, UTP, dll), cara pengkabelan UTP (straight, cross,dll) dan kenapa

Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai
berikut:
• Workstation
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer. Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu computer yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.  Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain.
• Server
Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber  daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan  bekerja pada server. berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server, file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa fungsi pelayanan sekaligus.
• Link (hubungan)
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari link adalah:
1.Kabel Twisted Pair
•Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted Pair(UTP)
•Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
•Relatif murah
•Jarak yang pendek
•Mudah terpengaruh oleh gangguan
•Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps

2. Kabel Coaxial
•Umumnya digunakan pada televisi
•Jarak yang relatif lebih jauh
•Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
•Harga yang relatif tidak mahal
•Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair

3.Kabel Fiber Optic
•Jarak yang jauh
•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit

• Network Interface Card (NIC)
Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan  Network Interface Card (NIC).
•Network Software
Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja sebagaimana yang ikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan system komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem  komputer yang lain.

Peralatan Pendukung LAN
a.Repeater
•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.

b.Hub
•Bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan sinyal
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
•Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
•Hanya memiliki satu buah domain collision

c.Bridge
•Bekerja di lapisan Data Link
•Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
•Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port

d.Switch
•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)

e.Router
•Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
•Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
•Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN

 Macam-Macam Kabel Jaringan

Kabel merupakan salah satu Media transmisi data untuk jaringan, yang digunakan untuk menghubungkan  satu  komputer  dengan  komputer lainya,berfungsi dalam  mengirim  informasi  dalam  bentuk  sinyal  listrik  antar  komputer jaringan. kabel jaringan yang digunakan ada 4 macamnya:

1.  Kabel Coaxial

Coaxial Merupakan kabel jaringan yang dilapisi dengan 2 tingkat isolasi. Pada isolasi yang pertama terdapat seraut konduktor yang berfungsi sebagai konduktor untuk mengurangi pengaruh elektromagnetik,isolasi yang kedua terdapat plastic yang berfungsi sebagai pelindung untuk menghindari goresan dari kabel.

2. Kabel Fiber optic

Merupakan kabel jaringan yang dibuat menggunakan bahan dari filamen glass.transmisi data menggunakan fiber optic lebih cepat karena Pengiriman  data  ditransmisikan oleh pulsa  cahaya  untuk mengindarkan kehilangan  data  yang  disebabkan  oleh interferensi listrik.

3. Kabel Unshield Twisted Pair(UTP)

Merupakan Kabel jaringan untuk menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni yang memiliki dua  kabel  yang  diputar  enam  kali  per-inchi,yang tidak dilengkapi shield(pelindung internal) untuk memberikan  perlindungan  terhadap  interferensi  listrik  ditambah  dengan  impedensi, atau  tahanan  listrik  yang  konsisten.kabel ini sangat umum digunakan banyak orang karena harganya murah.

4. Kabel Shield Twisted Pair(STP)

Merupakan Kabel jaringan yang sama seperti Kabel tetapi  kawatnya  lebih  besar  dan  diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.

Cara Pengkabelan UTP cable untuk Jaringan

Bagi anda yang akan melakukan Installasi jaringan, harus memperhatikan device / alat yang akan  digunakan untuk menghubungan jaringan komputer tersebut. Karena ada dua jenis Type pengkabelan pada jaringan, yaitu Straight dan Crossover. Berikut type pengkabelan berdasarkan device yang digunakan.
Perbedaan penggunakan type crimpe :
• PC – Router/Hub/Switch : Straight
• Hub – Router : Straight
• PC – PC : Cross
• Router -Router : Cross
• Hub – Hub : Cross

Urutan pengkabelan pun berbeda antara Cross (Crossover) dan (Straight-through). Berikut kita bahas cara pembuatannya.

Sebelumnya kita persiapkan peralatan yg dibutuhkan.

1. Kabel UTP (sesuaikan kebutuhan)

2. RJ-45 (8P8C modular jack)

3. Crimp Tool

4. Cable Tester


Kita ibaratkan dalam satu panjang kabel memiliki kedua ujung sebut saja ujung A dan ujung B

A ================================= B

Langkah :
1. Kupas bungkus terluar kabel UTP menggunakan crimp tool, akan terlihat 8 kabel kecil warna-warni.
2. Urutkan kabel sesuai urutan yang diinginkan, T568A atau T568B

Straight (Straight-through)

Ujung Adan Ujung B
Kedua ujung kabel dibuat sama persis urutannya seperti pada gambar dibawah.

Urutannya adalah:
1.Putih-orange
2.Orange
3.Putih-hijauâ
4.Biru
5.Putih-biruâ
6.Hijau
7.Putih-coklatâ
8.Coklat

Sedangkan pada.
Cross (Crossover)

Ujung A
Sedangkan pada pembuatan kabel PC-to-PC, kita menggunakna urutan yg berbeda pada salah satu Kabel..
Pada Ujung A
Urutannya adalah:
1.Putih-orange
2.Orange
3.Putih-hijau
4.Biru
5.Putih-biru
6.Hijau
7.Putih-coklat
8.Coklat

Pada Ujung B

Urutannya adalah:
1.Putih-hijau
2.Hijau
3.Putih-orange
4.Biru
5.Putih-biru
6.Orange
7.Putih-coklat
8.Coklat
Atau cara singkanya sama seperti membuat urutan pada ujung kabel A hanya saja urutan no.1 dirubah menjadi no.3 dan no.2 menjadi no.6
3. Masukkan ujung2 kabel dengan cara mendorong hingga mentok pada ujung bagian dalam RJ-45
4. Gunakan crimping tool untuk memasang RJ-45. Masukkan pada lubang RG-45 (bagian paling besar) dan jepit hingga terdengar suara klik.
5. Test kabel dengan cable tester. Jika kedelapan lampu led menyala bergantian sesuai urutannya, berarti sudah tersambung dengan baik.

Masih Blom Jelas Lihat yang Ini :
The two ends look like this:
Standard End Crossover End
Pin 1 White/Orange Pin 1 White/Green
Pin 2 Orange Pin 2 Green
Pin 3 White/Green Pin 3 White/Orange
Pin 4 Blue Pin 4 Blue
Pin 5 White/Blue Pin 5 White/Blue
Pin 6 Green Pin 6 Orange
Pin 7 White/Brown Pin 7 White/Brown
Pin 8 Brown Pin 8 Brown

H. Jelaskan Perangkat Komputer Berdasarkan Fungsi (Workstation,Server,dll), Jenis Server (Dedicated, Non Dedicated, dll), Fungsi Server (Web,Mail,Dns,dll), bandingkan Sistem Operasi yang Umum

  • File Server
  • Workstation
  • Network Interface Card (NIC)
  • Concentrators/Hub
  • Repeater
  • Bridge
  • Router

Yang pertama adalah :

File Server

Sebuah file server merupakan jantungnya kebanyakan jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang berkapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sisitem Operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk membuat jaringan.

Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node-node/komponen didalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman database atau pengolah kata dari Workstation atau salah satu node ke node yang lain, terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, menyimpan informasi dan membaginya lagi dengan cepat.

Workstations

Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Workstation minimal mempunyai Kartu jaringan, Aplikasi jaringan (Software jaringan), Kabel untuk menghubungkan ke jaringan, hampir semua jenis komputer dapat di jadikan sebagai workstation.

Network Interface Card (NIC) atau Kartu Jaringan

Kartu Jaringan/Network Interface Card(NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah internal, yaitu kartu jaringan yang sudah terpasang pada slot ekspansi di dalam Motherboard sebuah komputer. Beberapa komputer mempunyai MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputer. Pada komputer notebook (seperti punya saya ini) ada slot untuk kartu jaringan yang biasanya disebut PCMCIA slot.

Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring, yang saat ini populer adalah Ethernet, lalu di ikuti oleh TokenRing, dan LocalTalk.

Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet

Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali seperti komputer Macintosh yang sudah terpasang kartu jaringan Ethernet di dalamnya. Kartu jaringan Ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kebel Coaxial ataupun kabel Twisted Pair, jika didesain untuk kabel Coaxial untuk koneksinya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel Twisted Pair maka konektornya adalah RJ-45. Berberapa kartu jaringan Ethernet kadang juga punya konektor AUI. Semua itu di koneksikan dengan Coaxial, Twisted Pair, dan Fiber Optic (FO).

LocalTalk Connector / Konektor LocalTalk

LocalTalk adalah kartu jaringan untuk komputer Macintosh, menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke port untuk printer, kekurangan dari localtalk dibandingkan dengan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet di jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini, hampir disetiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet terpopuler saat ini adalah jaringan raksasa yang merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung dan saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer tergabung dalam internet berlipat ganda. Asanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapt beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mbps.

Token Ring Card

Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan kartu jaringan Ethernet. Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang kartu jaringannya, Token Ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN yang menyambung kartu jaringan ke Kabel Network.

Hub / Konsentrator

Sebuah Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kebel-kabel jaringan dari tiap-tiap workstation server atau perangkat lain. Dalam Topologi Star, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam Hub. Hub mempunyai banyak slot konsentrator yang mana dapat di pasang menurut nomor port dari card yang di tuju.

Repeater

Pada sebuah Local Area Network (LAN) menggunakan Topologi Star dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana di ketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut di pasanglah sebuah repeater pada jaringan tersebut.

Bridge / Jembatan

Bridge adalah perangkat yang membagi satu buah jaringan ke dalam dua buah jaringan, ini di gunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan jaringan sangat cepat makanya di perlukan sebuah jembatan untuk itu. Kebanyakan Bridge dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap segmen komputer pada jaringan sebelah nya dan juga pada jaringan yang lain di sebelah nya pula. Kalau di ibaratkan bahwa Bridge ini seperti Polisi lalu lintas yang mengatur di persimpangan jalan pada saat jam-jam sibuk atau mudik lebaran.

Router

Sebuah Router mengartikan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit dibandingkan Bridge, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirim sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.

JENIS SERVER

Dedicated dan non dedicated server

  1. Dedicated server adalah tipe hosting dimana kita bisa menyewa satu server secara utuh tanpa dibagi dengan user yang lain. Hanya kita sendiri yang menempati server tersebut.kita berkuasa penuh atas server tersebut termasuk pemilihan sistem operasi, hardware, dan sebagainya. Namun kita tidak perlu repot-repot, karena biasanya provider (perusahaan web hosting) juga menyediakan support untuk instalasi software tersebut sehingga sudah dalam kondisi yang siap pakai. Yang perlu kita ketahui, meskipun anda mempunyai kontrol penuh atas server tersebut, bukan berarti server tersebut milik anda. hardware tersebut tetap milik provider, anda hanya menyewa saja.
    Jaringan dengan dedicated server dikenal sebagai jaringan berbasis server.
    Non dedicated dikenal sebagai peer-to peer jaringan. nondedicated Sebuah server dapat digunakan sebagai workstation maupun server. Menggunakan server sebagai workstation memiliki beberapa kelemahan dan tidak dianjurkan untuk jaringan yang lebih besar.
  1. Fungsi Dedicated Server:
    Jika jaringan memiliki dedicated server, kemungkinan besar sebuah file server. Sebuah fileserver berdedikasi menjalankan perangkat lunak NOS, dan workstation menjalankan program kecil yang berfungsi untuk mengarahkan perintah pengguna untuk sistem operasi workstation atau ke server. Baik server dan workstation perlu NIC berfungsi pada jaringan.
    dedicated server kebanyakan software yang menggantikan DOS. sistem seperti ini juga mungkin memerlukan sebuah partisi non-DOS terpisah pada hard disk
    Hal ini digunakan ketika NOS memungkinkan untuk mengatur dan menangani dengan isi partisi dengan cara yang mengoptimalkan kinerja.(*) Fungsi non Dedicated Server:
    berfungsi sebagai workstation
    di gunakan ketika jaringan yang terkait tidak terlalu besar.

 

FUNGSI SERVER 

1. File server

Komputer yang besar untuk PCGreater kecepatan, penyimpanan dan pengolahan. Dan apakah yang digunakan dalam kasus penggunaan file yang digunakan oleh sebagian besar anggota WalshBakkah Ketika meminta file komputer tertentu FileServerMentransfer seluruh file ke dia. Dan komputer untuk bekerja pada file dan kemudian kembali ke FileServer perawatan apapun yang ketika WorkStation komputer dan bukan di ServerSendiri.

2. Database server

Database server adalah sebuah program komputer yang menyediakanlayanan pengelolaan basis data dan melayani komputer atau program aplikasibasis data yang menggunakan model klien/server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer (umumnya merupakanserver) yang didedikasikan untuk menjalankan program yang bersangkutan. Sistem manajemen basis data (SMBD) pada umumnya menyediakan fungsi-fungsiserver basis data, dan beberapa SMBD (seperti halnya MySQL atau Microsoft SQL Server) sangat bergantung kepada model klien-server untuk mengakses basis datanya.

3. Printer server

Penggunaan Network PrinterDaripadaDariPrinter lokalDalam kasus cetak dan karena banyak terhubung ke printer lokal melambat perangkat dan harus juga terjadi bahwa perangkat ini bekerja ketika Anda mencetak . Ketika Anda mencetak kenaikan besar harus diletakkan di Printer Server Untuk mengatur proses pencetakan dan menentukan prioritas hak cipta. Network Printer Adalah perangkat sepertiLPC By (Processor +NIC+IP) Dalam kasus ini Anda harus memilihPrinterServerBesar kecepatan dan memiliki kemampuan untuk bekerja jaringan.

4. Administration and Management server

Member Login dicapai oleh notaris Password dan Username dapatmembandingkan mereka. Dengan semua nama pengguna dan password untuk mereka. Juga dapat mengendalikan semua perangkat dan mengidentifikasi program yang harus bekerja dan juga dapat membatalkan layanan tertentu di salah satu workstation. Ia juga dapat menutup atau membuka aplikasi pada komputer yang berkuasa penuh dalam jaringan.

5. Web server

Web Server adalah sebuah software yang melayani permintaan berupa https dari pc/client yang terhubung dalam jaringan (internet/intranet) dan memberikan suatu hasil berupa halaman-halaman web yang ditampilkan  dalam web browser. Web server menggunakan port 80.

Berikut jenis-jenis Web server:

1. Apache Web server – the HTTP web server

2. Apache Tomcat

3. Microsoft Windows server 2003 Internet Information Service (IIS)

4. Light HTTP

5. Jigsaw

6. Sun java system web server 7. Xitami web server 8. Zerus web server

6. DHCP server

DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.

7. Wide Area Information Server (WAIS)

Wide Area Information Server (disingkat menjadiWAIS) adalah sebuah sistem pencarian dan pembukaan dokumen di Internet yang berbasis sistem operasi UNIX yang dapat digunakan untuk mencari dokumen pada lebih dari 500 pustaka WAIS (yang disebut sebagai WAIS Library) di Internet seperti halnya Project Gutenberg (situs buku elektronik gratis), dengan menemukan berkas-berkas yang telah diindeksasi yang cocok dengankeywordyang dimasukkan oleh pengguna. WAIS juga dapat digunakan sebagai mesin pencari (search engine) dalam sebuah situs web individual.

8. Mail server

Mail Server adalah suatu entitas berupa komputer yang bertindak sebagai sebuah server (penyedia layanan) dalam jaringan komputer / internet, serta memiliki fungsi untuk melakukan penyimpanan (storing) dan distribusi  yang berupa pengiriman (sending), penjaluran (routing), dan penerimaan (receiving) e-mail. Mail Server berjalan dengan beberapa protokol pada TCP/IP, yakni SMTP (port 25), POP3 (port 110), dan IMAP (port 143). Mail  Server memiliki tiga komponen utama yang menyusunnya, yakni Mail  Transfer Agent (MTA), Mail Delivery

9. Domain Name System (DNS)

DNS adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.

  • Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
  • Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
  • Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.

Artikel di atas diambil dari sumber :

  1. http://gregorius09.blogspot.com/2011/08/arsitektur-logik-jaringan.html
  2. http://manusiabiasa830.blogspot.com/2010/04/pengertian-peer-to-peer.html
  3. http://bokuwazone21.wordpress.com/2010/02/17/pengertian-client-server-serta-model-model-database/
  4. http://sherly-zone.blogspot.com/2012/02/jaringan-komputer-berdasarkan-media.html
  5. http://www.amazinglight.info/topologi-logik-jaringan-komputer.htm
  6. http://cangkruk.com/kriteria-jaringan-komputer47
  7. http://blog-wandi.blogspot.com/2010/06/komponen-komponen-dasar-lan.html
  8. http://bayuzu.blogspot.com/2012/04/jenis-jenis-kabel-jaringan.html
  9. http://anda702.blogspot.com/2009/04/cara-pengkabelan-kabel-utp.html
  10. http://silviazakiahitsnaini.blogspot.com/2011/03/dedicated-dan-non-dedicated-server.html
  11. http://harivalcomputer.blogspot.com/2011/01/macam-macam-sever-dan-fungsinya.html

Posted on November 21, 2012, in Kuliah Network Architecture and Configuration and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: